bajak scatterhttps://pmb.uts.ac.id/cbt/public/hitam/https://ftk.parahikma.ac.id/robopragma/https://learning.poltekkesjogja.ac.id/lib/pulsaceban/https://fsi.unjani.ac.id/course/scatter/kakekslotakun pro jepangkkn777https://jitel.polban.ac.id/plugins/maria/https://elijo.umpwr.ac.id/course/classes/superhoki/https://rsp.unri.ac.id/stats/demoterus/https://ijeeemi.poltekkesdepkes-sby.ac.id/styles/menangya/https://elijo.umpwr.ac.id/course/classes/idnslot/https://pmt.unwir.ac.id/dist/demoslot/https://jippm.uho.ac.id/public/site/scatterr/https://digilib.unila.ac.id/style/auto/kkn777casino onlineturbox500

https://maxplay99.cohttps://dewata138.co/https://kepri168.orghttps://ibcslot.co/https://boss69.nethttps://nugget18.comhttps://bos77slot.cohttps://queen4dwin.comhttps://asiasuperbetgacor.comhttps://indobet8slot.comhttps://mghslotgacor.comhttps://cery88gacor.comhttps://hokigaming777slot.com

PIP Semarang Gelar Salat Idulfitri Dengan Kapasitas Terbatas

Berbeda dengan pelaksanaan Salat Idulfitri sebelumnya, kali ini kegiatan digelar dengan mengikuti Surat Edaran Menteri Agama Nomor 7 Tahun 2021 tentang Panduan Penyelenggara Salat Idulfitri Tahun 1442 Hijriah/2021 saat pandemi COVID-19.

Salat dilaksanakan di “Plaza Bintang” dengan kapasitas 10 persen dari seharusnya. “Biasanya kami menggelar Salat Idulfitri di tempat yang sama dengan jemaah warga sekitar Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, namun kali ini kegiatan hanya diperuntukkan untuk warga rumah dinas dan pegawai yang tidak melaksanakan mudik,” kata Amad Narto, selaku Ketua Panitia, Kamis, (13/5/2021)

Panitia menerapkan protokol kesehatan dengan menyediakan tempat cuci tangan, mengatur jarak untuk mencegah kerumunan, melakukan pengecekan suhu kepada jemaah sebelum masuk ke lokasi, mewajibkan menggunakan masker selama kegiatan berlangsung dan menghimbau untuk membawa perlengkapan salat sendiri.

Sebagai Imam dan Khatib hadir Ustaz Faturrahman merasa bersyukur dapat memandu kegiatan. Menurutnya, salat idulfitri memang sunah hukumnya, namun karena dilakukan setahun sekali dan sebagai puncak dari puasa selama satu bulan hal ini menjadi momen yang sangat berharga bagi tiap orang.

Disampaikan Capt. Mashudi Rofik, M.Sc selaku Direktur PIP Semarang, setelah kurang lebih satu tahun menerapkan kebiasaan baru, tahun ini Salat Idulfitri dapat kembali dilaksanakan meski terbatas. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan taruna yang telah mendukung kegiatan Salat Idulfitri yang berjalan tertib dan lancar,” ujarnya.