https://jippm.uho.ac.id/public/site/macau/https://rsp.unri.ac.id/stats/ikanarwana/https://psdkukediri.polinema.ac.id/jte/mthailand/https://ijeeemi.poltekkesdepkes-sby.ac.id/pages/pulsayuk/akun pro jepangkkn777akun pro kambojaslot deposit pulsahttps://bellezzascontata.com/prediksi hktogel sgphttps://disnakbun.rokanhulukab.go.id/togelsini/macaukece/https://disnakbun.rokanhulukab.go.id/togelsini/macaukece/https://elearningpps.unimed.ac.id/cache/cobahong/slot deposit pulsaslot gacor malam initogel onlineslot777slot thailandhttps://ijeeemi.poltekkesdepkes-sby.ac.id/lib/pkp/macautogel/

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran PIP Semarang Adopsi Metode PJJ

Sebagai upaya dalam memenuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Pandemi Covid-19, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang melaksanakan penyesuaian kebijakan di bidang pendidikan, yaitu menerapkan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Untuk itu pada Sabtu-Senin, 12-14 Desember 2020 dilaksanakan “Workshop Rancangan Pembelajaran Program Studi Nautika, Teknika, Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan (KALK) PIP Semarang” di Hotel Grand Mercure Yogyakarta.
.
Hal tersebut terungkap dalam sambutan pembukaan oleh Wakil Direktur I Nasri, M.T., M.Mar.E. Beliau meneruskan pesan dari Direktur bahwa di masa pandemi yang belum diketahui kapan akan selesai ini, diperlukan adanya penyesuaian sistem pembelajaran. Yang semula tatap muka menjadi online untuk menghindari kerumunan, yaitu pertemuan langsung pengajar dan para peserta didik. Hal ini perlu dituangkan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang baru.
.
Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Ketarunaan, Capt. Anugrah Nur Prasetyo, M.Si., menambahkan, kebijakan ini merupakan arahan dari Menteri Perhubungan yang menyatakan bahwa tidak ada pembelajaran tatap muka di lingkungan BPSDM Perhubungan terutama untuk taruna. Baik itu teori maupun praktek, kecuali taruna semester 4 yang akan Praktek Laut dan semester 8 yang akan melaksanakan ujian praktek dan skripsinya. “Dengan adanya pandemi ini, kita tidak tahu kondisi Indonesia satu dua tahun ke depan seperti apa. Saya berharap banyak RPP yang dibuat ini lebih banyak bernuansa PJJ e-learning,” kata Kabag AAK.

Selain itu Wadir I mengingatkan bahwa dalam menyusun RPP harus diketahui dulu capaian dari pembelajaran. Apa yang akan diperoleh para peserta didik, yaitu dalam hal ini taruna setelah mengikuti proses pendidikan di PIP Semarang. “Diharapkan hasil pembelajaran bukan hanya pengetahuan, tapi sikap tingkah laku dan keterampilan. Agar lulusan kita memenuhi apa yang diharapkan dunia kerja,” kata Wadir.

Nampak hadir dalam kegiatan Workshop ini para Kepala Prodi dan atau Sekretaris Prodi. Sedangkan peserta kegiatan diantaranya adalah dosen dan pengajar di lingkungan PIP Semarang.