Dosen dan Praktisi Bersinergi Tingkatkan Kapasitas SDM Kepelabuhanan dalam TOT Kepelabuhanan di PIP Semarang

Guna meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kepelabuhanan, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang bekerja sama dengan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Laut (BP2TL) Jakarta, menyelenggarakan Training of Trainer (TOT) Kepelabuhanan bagi para dosen dan praktisi pelabuhan. Acara yang berlangsung selama empat hari ini (4-7 Juni 2024), bertempat di Ruang Sidang besar Gedung Utama, diikuti oleh 30 peserta yang nantinya akan menjadi pengajar pada diklat kepelabuhanan yang menjadi salah satu pengembangan layanan di PIP Semarang.

Mengawali acara pembukaan disampaikan laporan oleh Kepala BP2TL Jakarta Capt. Heru Widada., M.M., didampingi oleh Direktur PIP Semarang Capt. Sukirno, M.MTr., selaku tuan rumah dan Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut, Dr. Ir. Ahmad, M.MTr., QIA., CFrA. Dalam sambutannya, Plt. Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perhubungan, Ir. Subagiyo, M.T., menyampaikan bahwa TOT Kepelabuhanan ini merupakan salah satu bentuk komitmen BPSDMP dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas SDM maritim. “Melalui TOT ini, kami berharap para dosen dan praktisi dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang terbaru di bidang kepelabuhanan, sehingga dapat membagi ilmunya kepada para peserta diklat yang berkarier di bidang maritim,” ujar Subagiyo. Acara dibuka dengan penyematan tanda perserta secara simbolis kepada perwakilan.

TOT Kepelabuhanan ini juga dihadiri oleh Kepala KSOP Kelas I Tanjung Emas Semarang beserta jajarannya, serta para narasumber yang kompeten di bidangnya. Para peserta mendapatkan materi tentang berbagai aspek kepelabuhanan, mulai dari operasi pelabuhan, manajemen logistik, hingga regulasi maritim. Selain materi pembelajaran, para peserta TOT Kepelabuhanan juga berkesempatan untuk melakukan praktik mengajar dibimbing oleh para narasumber. Salah satu poin penting dalam TOT Kepelabuhanan ini adalah sinergi antara dosen dan praktisi, dapat menghasilkan SDM maritim yang tidak hanya memiliki pengetahuan yang luas, tetapi juga memiliki keterampilan yang mumpuni.