Siap Hadapi Tantangan Industri Pelayaran dengan Diklat Baru PIP Semarang

Industri maritim terus berkembang dan berubah dengan cepat, begitu pula tantangan yang dihadapi oleh para pelaut. Untuk mempersiapkan perwira dengan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang mengadakan Sosialisasi Diklat Keterampilan baru. Sosilaisasi diklat ini diberikan kepada Perwira Siswa Diklat Pelaut Tingkat I, II, III, IV, dan V baik Nautika maupun Teknika, melalui daring pada Selasa (14/5).

Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Diklat Peningkatan Kompetensi Kepelautan (DPKK), Dr. Iskandar, S.H., M.T., dilanjutkan pemaparan sosialisasi oleh Kepala Bagian Admistrasi Akademik dan Ketarunaan, Dr. Capt. Ilham Ashari, S.Si.T., M.M., M.Mar. terkait 9 (sembilan) Diklat Keterampilan antara lain, Diklat Marine High Voltage (MHV), IGF Code Basic, IGF Code Advance, Basic Training For Ships Operating In Polar Water Course, Advanced Training For Ships Operating In Polar Water Course, Leadership And Teamwork, Water Ballast Management, Kepelabuhan Type A (Management Level), dan Kepelabuhan Type B (Operational/Staff Level).

Dalam Zoom Meeting Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Dr. Andi Prasetiawan, S.Si.T, M.M., menyampaikan penjelasan terkait peluang untuk mengikuti uji kompetensi pada LSP P1 PIP Semarang bagi perwira siswa yang terampil pada bidang pengelasan. “Perwira Siswa dari jurusan Teknika yang memiliki kompetensi dalam bidang pengelasan dapat mengikuti uji kompetensi Pipe Welder yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi P1 Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, sebagai bentuk pengakuan kompetensi yang dimiliki,” pungkas Andi. Dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut dibuka juga sesi tanya jawab untuk memancing keingintahuan para peserta, hal ini ternyata sangat efektif terbukti banyak sekali pertanyaan seputar diklat keterampilan yang telah disampaikan. Dari kegiatan ini, sangat terbuka kesempatan bagi para perwira siswa untuk segera bergabung selagi menempuh pendidikan perwira siswa di PIP Semarang.