https://jippm.uho.ac.id/public/site/macau/https://rsp.unri.ac.id/stats/ikanarwana/https://psdkukediri.polinema.ac.id/jte/mthailand/https://ijeeemi.poltekkesdepkes-sby.ac.id/pages/pulsayuk/akun pro jepangkkn777akun pro kambojaslot deposit pulsahttps://bellezzascontata.com/prediksi hktogel sgphttps://disnakbun.rokanhulukab.go.id/togelsini/macaukece/https://disnakbun.rokanhulukab.go.id/togelsini/macaukece/https://elearningpps.unimed.ac.id/cache/cobahong/slot deposit pulsaslot gacor malam initogel onlineslot777slot thailandhttps://ijeeemi.poltekkesdepkes-sby.ac.id/lib/pkp/macautogel/

PIP Semarang Undang Kejaksaan Negeri Kota Semarang Berikan Penyuluhan Hukum Kepada Taruna

Dalam rangka melaksanakan kegiatan Program Pembinaan Masyarakat Taat Hukum, Kejaksaan Negeri Kota Semarang melaksanakan penyuluhan hukum kepada Taruna-Taruni Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang. Kegiatan dilaksanakan di Auditorium Balai Mas Pardi PIP Semarang pada Senin (11/09/2023) dirangkaikan ke dalam agenda Masa Pemantapan Pembinaan Fisik dan Mental (Matapbintal) yang diikuti oleh seluruh taruna calon Semester VII.

Tim Kejaksaan Negeri Kota Semarang yang dipimpin oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Semarang, Cakra Nur Budi Hartanto, S.H., M.H., memberikan beberapa materi diantaranya Penanganan dan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi serta Kenakalan Remaja. Narasumber pertama Rina Christina Tampinongkol, S.H., M.H., menyampaikan materi terkait tugas dan fungsi kejaksaan dimana kejaksaan negeri juga diberi wewenang secara langsung untuk menangani masalah tindak pidana korupsi. Materi berikutnya disampaikan oleh Nur Indah Setyoningrum, S.H., M.H., membahas tentang kenakalan remaja. Kenakalan remaja merupakan gejala sosial pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Akibatnya, mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang. Kenakalan remaja sangat rawan terjadi terutama pada remaja yang kurang pengawasan dari orangtua dan keluarga, remaja yang sedang mencari jati diri dan ingin menunjukkan eksistensinya. Contoh kenakalan remaja seperti bullying, penyalahgunaan narkoba, pornografi, tawuran, dan balap liar.

Sasaran kegiatan ini adalah memberikan pemahaman dan wawasan hukum bagi taruna dewasa terkait adanya konsekuensi hukum atas tindakan kenakalan remaja yang dampaknya akan merugikan diri sendiri dan keluarga. Sebelum kegiatan sosialisasi ditutup dilangsungkan sesi tanya jawab yang dipimpin oleh Kasubsi Ideologi, Politik, Pertahanan Keamanan, Sosial Budaya dan Kemasyarakatan, Teknologi Informasi, Produksi Intelijen dan Penerangan Hukum Kejari Semarang, Aditya Dwi Jayanto, S.H., M.H., dimana para taruna sangat antusias menyampaikan pertanyaan begitupun saat menjawab pertanyaan dari narasumber.



Leave a Reply