Sosialisasi Keselamatan Pelayaran Bagi Nelayan Banyutowo

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertempat di Balai Desa Banyutowo, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati yang dilaksanakan pada Kamis (31/08/2023). Kegiatan kali ini dengan tema “Sosialisasi perawatan mesin kapal dan alat-alat keselamatan serta antisipasi tingkat kelelahan bagi masyarakat nelayan di Desa Banyutowo, Kabupaten Pati”.

Kegiatan dibuka oleh Dr. Muh. Harliman Saleh, M.Pd. yang mewakili Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang. Dalam sambutannya Harliman menyampaikan bahwa selain sebagai lembaga pendidikan tinggi maritim yang mempunyai kewajiban menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang maritim, PIP Semarang juga mempunyai kewajiban lainnya yaitu melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Selain melakukan pendidikan dan pelatihan, kami juga mempunyai kewajiban mengadakan pengabdian masyarakat sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang wajib dilaksanakan oleh para dosen, yang kali ini berkesempatan memberikan sosialisasi perawatan mesin kapal dan alat keselamatan serta antisipasi tingkat kelelahan bagi nelayan di desa Banyutowo”, ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama Camat Dukuhseti, Agus Sunarko, S.STP., M.Si. berharap dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatkan rumah tangga bagi para nelayan khususnya nelayan Banyutowo. “Semoga kegiatan ini dapat diselenggarakan secara rutin di desa Banyutowo, agar masyarakat nelayan di sini dapat meningkatkan pengetahuan mengenai kondisi mesin kapal, keselamatan, serta dapat bertahan di laut lepas saat bekerja,” tambah Agus. Hadir pula Kepala Desa Banyutowo, Sunaryo, S.Pd., M.Pd., Kapolsek Dukuhseti, Akp. Sukarno, S.H., Dan Ramil Dukuhseti, Kapten Kusnadi, dan Kepala Puskesmas Dukuhseti, Titik Wahyuni, S.M.

Narasumber yang menyampaikan materi Dr. Muh. Harliman Saleh, Dr. Ali Muktar Sitompul, M.T., M.Mar.E., Dr. Iskandar, S.H., M.T., Dr. Latifa Ika Sari, S.Psi., M.Pd., Janny Adriani Djari, S.ST., M.M., Capt. Indah Saraswati, S.Pd., M.T., M.Mar., di hadapan seratus orang nelayan dari desa Banyutowo.

Untuk menunjang kegiatan, peserta dibagikan tas, kaus, buku dan ballpoin, topi, dan jaket Pengabdian. Setiap paparan materi dari narasumber, diberikan sesi tanya jawab bagi peserta. Kegiatan diakhiri dengan foto bersama.



Leave a Reply