https://siapadia.riau.go.id/plugins/pulsa-limaribu/bajak scatterhttps://pmb.uts.ac.id/cbt/public/hitam/https://ftk.parahikma.ac.id/robopragma/https://learning.poltekkesjogja.ac.id/lib/pulsaceban/https://fsi.unjani.ac.id/course/scatter/kakekslotakun pro jepangkkn777https://jitel.polban.ac.id/plugins/maria/https://elijo.umpwr.ac.id/course/classes/superhoki/https://rsp.unri.ac.id/stats/demoterus/https://ijeeemi.poltekkesdepkes-sby.ac.id/styles/menangya/https://elijo.umpwr.ac.id/course/classes/idnslot/https://pmt.unwir.ac.id/dist/demoslot/https://jippm.uho.ac.id/public/site/scatterr/https://digilib.unila.ac.id/style/auto/kkn777casino onlineturbox500

https://maxplay99.cohttps://dewata138.co/https://kepri168.orghttps://ibcslot.co/https://boss69.nethttps://nugget18.comhttps://bos77slot.cohttps://queen4dwin.comhttps://asiasuperbetgacor.comhttps://indobet8slot.comhttps://mghslotgacor.comhttps://cery88gacor.comhttps://hokigaming777slot.com

Taruna Batalyon II PIP Semarang, Ikuti Pembekalan Soft Skill Competency Menjelang Praktik Laut dan Praktik Darat

Dalam rangka persiapan menjelang praktik laut (Prala) dan praktik darat (Prada), Taruna Batalyon II Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang mendapatkan pembekalan soft skill competency pada Selasa pagi, 18 Juli 2023. Bertempat di Auditorium Balai Mas Pardi Gedung Serba Guna, kegiatan diselenggarakan oleh Pusat Pembinaan Mental, Moral dan Kesamaptaan (PMMK) PIP Semarang melalui Unit Psikologi.

Kegiatan bertema “Siap Menghadapi Dunia Kerja” tersebut bertujuan untuk memberikan pembekalan bagi taruna-taruni yang sesaat lagi akan melaksanakan prala dan prada. Hadir sebagai pembicara, Nurina, S.Psi., M.Psi., Psikolog., CHA., CGA., yang merupakan praktisi pendidikan dan founder sekaligus CEO PT. Cahaya Hati Semarang. Dalam kesempatan tesebut, pembicara menyampaikan tentang pentingnya mengenali potensi diri, strategi menjalin komunikasi efektif dan langkah-langkah menghadapi wawancara serta hal-hal penting lainnya dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja. Selain mendapatkan materi, taruna-taruni juga melakukan permainan pesan berantai sebagai simulasi proses komunikasi non verbal.

Sebagai bentuk apresiasi, cendera mata diberikan kepada taruna-taruni yang berpartisipasi aktif dengan bertanya pada sesi diskusi. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan cendera mata kepada pembicara dilanjutkan dengan foto bersama.



Leave a Reply