https://jippm.uho.ac.id/public/site/macau/https://rsp.unri.ac.id/stats/ikanarwana/https://psdkukediri.polinema.ac.id/jte/mthailand/https://ijeeemi.poltekkesdepkes-sby.ac.id/pages/pulsayuk/akun pro jepangkkn777akun pro kambojaslot deposit pulsahttps://bellezzascontata.com/prediksi hktogel sgphttps://disnakbun.rokanhulukab.go.id/togelsini/macaukece/https://disnakbun.rokanhulukab.go.id/togelsini/macaukece/https://elearningpps.unimed.ac.id/cache/cobahong/slot deposit pulsaslot gacor malam initogel onlineslot777slot thailandhttps://ijeeemi.poltekkesdepkes-sby.ac.id/lib/pkp/macautogel/

Sekretaris BPSDMP Ajak Seluruh Pegawai PIP Semarang Bersama Membentuk Karakter dan Fisik Tanpa Menyakiti Tanpa Melukai

Dalam rangka kunjungan kerja ke Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai tentang Membentuk Karakter dan Fisik Tanpa Menyakiti Tanpa Melukai. Kegiatan dihadiri oleh seluruh pegawai, bertempat di Auditorium Balai Mas Pardi Gedung Serba Guna PIP Semarang, pada Rabu (21/6).

Dalam arahannya Dr. Capt. Wisnu Handoko, M.Sc., menyampaikan penguatan kepada PIP Semarang dalam menerapkan ketentuan peraturan Zero Violence and Bullying, serta memberikan motivasi untuk terus dan bisa berubah, dan meminta seluruh pihak untuk tidak tersandera dengan budaya yang salah. Pada acara pengarahan tersebut dikemas dalam diskusi yang dipandu langsung oleh Dr. Capt. Tri Cahyadi, M.H., M. Mar., Direktur PIP Semarang, dan diikuti oleh Manajemen, Pengasuh, Staf Resimen Taruna (Mentar).

Selain Itu Wisnu juga menegaskan bahwa melakukan tindak kekerasan adalah melanggar peraturan pola asuh, setiap pelanggaran HARUS dikenakan sanksi, mulai sanksi minimal sampai dengan sanksi maksimal atau terberat. “Apapun alasannya, tidak dibenarkan pembentukan karakter dan fisik melalui body contact yg melukai orang lain. Perlu ada langkah masif bila masih ada taruna yang memformalkan tindak kekerasan dengan alasan membentuk mental dan kekuatan fisik. Dapat diingatkan kepada seluruh taruna, jika perlu setiap hari dan setiap akan keluar kampus pesiar dan manajemen juga harus memikirkan cara yang lebih efisien agar perubahan itu tampak,” ujar Wisnu mengakhiri arahannya.



Leave a Reply