https://rsp.unri.ac.id/stats/ikanarwana/https://psdkukediri.polinema.ac.id/jte/mthailand/https://ijeeemi.poltekkesdepkes-sby.ac.id/pages/pulsayuk/akun pro jepangkkn777akun pro kambojaslot deposit pulsahttps://bellezzascontata.com/prediksi hktogel sgphttps://disnakbun.rokanhulukab.go.id/togelsini/macaukece/https://disnakbun.rokanhulukab.go.id/togelsini/macaukece/https://elearningpps.unimed.ac.id/cache/cobahong/slot deposit pulsaslot gacor malam initogel onlineslot777slot thailandhttps://ijeeemi.poltekkesdepkes-sby.ac.id/lib/pkp/macautogel/

Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1441 H di PIP Semarang

Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang menyelenggarakan Sholat Idul Adha 1441 H di Masjid Al-Bahri pada Jumat, 10 Zulhijah 1441 H / 31 Juli 2020 pukul 06:30 WIB dengan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19. Dalam kesempatan tersebut hadir Direktur PIP Semarang Dr. Capt. Mashudi, Rofik M.Sc. beserta segenap Civitas Academica PIP Semarang dan Warga Rumah Dinas. Hanya terbatas untuk kalangan internal.

Rangkaian Sholat Idul Adha diawali dengan takbir yang diikuti oleh seluruh jama’ah. Bertindak sebagai imam dan khatib Dr. Mohammad Nasih, M.Si, Pengajar di Program Pascasarjana Ilmu Politik Universitas Indonesia (UI) dan FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Setelah Sholat Ied, Khotib menyampaikan khotbah dengan tema “Komunikasi Efektif Keluarga Khalilullah Ibrahim”.

Beliau memberi contoh bentuk komunikasi yang efektif adalah pada peristiwa turunnya perintah Allah dalam bentuk mimpi kepada Nabi Ibrahim untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail. Sebagai Bapak beliau terbuka dan mendiskusikan kepada puteranya tentang perintah ini, sehingga Nabi Isma’il pun menanggapi dengan kepasrahan total kepada Allah.

“Untuk mendapatkan komunikasi yang efektif dan berimbang, antara dua orang yang berkomunikasi harus terlebih dahulu bertemu secara ideologis, sehingga tidak terjadi pertentangan. Karena itu, para orang tua harus mengawali pendidikan anak-anak dengan paradigma al-Qur’an. Al-Qur’an harus menjadi fondasi yang kuat,” kata Khatib.