Dengan masih maraknya penggunaan kantong kresek untuk wadah pangan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI dalam Penjelasan Publik tertanggal 2, Agustus 2019 menyampaikan bahwa sebagian besar kantong plastik kresek merupakan hasil daur ulang plastik, kemudian pada umumnya berasal dari limbah wadah bekas. Selain tidak dapat dijamin  faktor kebersihan atau  higienisnya, pengunaan kantong kresek tesebut ditengarai dapat menjadi penyebab terjadinya beberapa jenis penyakit apabila tidak sengaja masuk ke tubuh manusia.

Menindaklanjuti hal tersebut, dalam mengemas daging hewan kurban pada perayaan Iduladha 1440 H, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang menggunakan besek atau tempat yang terbuat dari anyaman bambu bertutup bentuknya segi empat. Tiap besek berisi 2 kg daging kurban.

Dalam kesempatan kali ini, PIP Semarang melaksanakan pemotongan hewan kurban sebanyak 1 ekor kerbau, 5 ekor sapi dan 22 ekor kambing. Pelaksana kurban berasal dari pegawai, taruna, pasis dan mitra PIP Semarang. Daging kurban selanjutnya dibagikan kepada Panti Asuhan, Pondok Pesantren, sebagian karyawan PIP Semarang, serta warga di sekitar PIP Semarang yang membutuhkan.