Politeknik Ilmu Pelayaran sebagai lembaga vokasi di bidang pelayaran, pada tahun 2019 ini kembali memberikan diklat dasar di bidang pelayaran kepada masyarakat umum kurang mampu, nelayan, siswa dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) terkait profesi di bidang pelayaran, taruna akademi maritim dan juga Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja terkait bidang transportasi laut. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memperoleh pengetahuan dan sertifikasi formal di bidang pelayaran.
.
Secara formal pembukaan DPM 2019 dinyatakan Direktur Semarang PIP Semarang H. Irwan, S.H., M.Pd., M.Mar.E. dalam upacara pembukaan “Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Angkatan 1 Periode 14 – 28 Januari 2019” dan “Pekan Orientasi Disiplin Perwira Siswa dan Siswa Diklat Pelaut Tingkat 1, 4 dan 5 Periode 14 – 16 Januari 2019” di Plaza Bintang PIP Semarang, Senin, 14 Januari 2019.
.
“Kementerian Perhubungan dan Pemerintah daerah secara terus menerus senantiasa mengupayakan diri untuk melaksanakan pelaksanaan Pendidikan dan pelatihan diklat pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan kualitas para pekerja di kapal dan untuk memenuhi persyaratan berlayar sesuai Inpres 9 Tahun 2016 tentang Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Sumber Daya Manusia Indonesia dan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 63 Tahun 2018 tentang Tata Cara Pemberian Bantuan Pendidikan dan Pelatihan serta Beasiswa di Bidang Transportasi,” kata Direktur PIP Semarang dalam sambutannya.
.
Kepala Subbagian Administrasi Akademik Andri Yulianto, M.T. dalam Rencana Pelaksanaan Kegiatan DPM 2019 menyatakan, untuk tahun ini program diklat yang dilaksanakan adalah: Basic Sefety Training (BST) Kapal Niaga, Advanced Fire Fighting (AFF) Kapal Niaga, Security Awareness Training (SAT) Kapal Niaga, BST Kapal Layar Motor (KLM), Crowd Management Training (CMT) KLM, Crisis Management & Human Behaviour Training (CMHBT) KLM, Surat Keterangan Kecakapan (SKK) 30 mil/60 mil, dan Dasar-dasar Kesyahbandaran.