Menteri Perhubungan Melantik Tunas Taruna Angkatan “55” PIP Semarang Menjadi Taruna Muda dan Menutup Diklat Pemberdayaan Masyarakat 2018

Menteri Perhubungan Ir. Budi Karya Sumadi melantik 522 orang “Tunas Taruna” angkatan 55 Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang menjadi “Taruna Muda” di Auditorium Gedung Serba Guna Balai Mas Pardi pada Jum’at, 7 Desember 2018. Pelantikan dilaksanakan dengan prosesi pemasangan Cevron Taruna Muda.
.
“Taruna Muda” adalah Taruna/i Semester 1 yang telah melaksanakan Masa Dasar Pembentukan Karakter (MADATUKAR) sejak September sampai dengan Desember 2018. Mereka melaksanakan Diklat Madatukar di 3 (tiga) tempat, yaitu Balai Pendidikan Pelatihan dan Pengembangan Karakter (BP3K) Ciwidey, Bandung yang berlangsung selama 12 hari, kemudian Dodiklatpur Rindam IV Diponegoro, Klaten di bawah asuhan instruktur dari Kodiklat TNI AD, kemudian di kampus PIP Semarang. Taruna adalah sebutan bagi lulusan SLTA yang melaksanakan pendidikan di PIP Semarang melalui SIPENCATAR (Seleksi Penerimaan Calon Taruna).
.
Taruna Muda Program Studi (Prodi) Nautika adalah sebanyak 217 orang, Prodi Teknika 190 orang, dan Prodi Ketatalaksanaan Angkutan Laut dan Kepelabuhanan (KALK) adalah sebanyak 115 orang. 472 orang adalah laki-laki dan 50 orang perempuan.
.
Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) 2018
Selanjutnya, pada kesempatan ini dilaksanakan pula penutupan kegiatan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Tahun 2018. Penutupan dilaksanakan dengan prosesi pelepasan Tanda Peserta. Jumlah peserta DPM PIP SEMARANG pada TA 2018 adalah sebanyak 9.714 dengan rincian sebagai berikut: – DPM Kapal Niaga (BST, SAT, AFF) : 5.255 (54%) dan – DPM BST KLM : 4.459 (46%). Peserta berasal dari Umum : 24%, SMK : 30%, dan Nelayan : 46%. Capaian DPM 2018 melebihi target dari semula 8.000 menjadi 9.714 : 121%
.
Pada Tahun Anggaran 2018 PIP Semarang mendapatkan tugas dari negara untuk menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pemberdayaan Masyarakat Sumber Daya Manusia Perhubungan Laut dengan target sebanyak 8.000 peserta.
.
Program dimulai pada 12 Februari 2018 dan direncanakan berakhir pada Bulan Desember 2018. Program DPM meliputi Diklat Keterampilan Pelaut Basic Safety Training (BST) dengan waktu diklat selama 9 hari, Diklat Security Awareness Training (SAT) dengan waktu diklat selama 1 hari dan Diklat dengan (AFF) dengan waktu diklat selama 4 hari. Dengan target peserta sebanyak 8.000 orang tersebut, diklat direncanakan untuk dilaksanakan dalam 21 Angkatan.

Pada pertengahan Bulan April, program Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) bertambah dengan Program BST Khusus Awak Kapal dan Pekerja pada Kapal Layar Motor (BST KLM) dengan waktu pelaksanaan selama 3 hari. Target peserta direncanakan sebanyak 3.000 orang.

Dengan adanya Diklat BST KLM tersebut, maka target program DPM berubah menjadi 5.000 untuk DPM Diklat Keterampilan Pelaut BST, SAT & AFF dan 3.000 untuk Diklat BST KLM.

Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) PIP Semarang Tahun 2018 dibiayai oleh negara. Oleh karena itu peserta tidak dipungut biaya. Sebaliknya peserta justru mendapatkan perlengkapan berupa tas, topi, buku-buku dan juga wearpack, fasilitas penginapan dan makan.
.
MoU untuk DPM 2019
Dalam kesempatan ini dilaksanakan pula penandatanganan MoU untuk DPM 2019 antara PIP Semarang yang dalam hal ini oleh Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang H. Irwan, S.H., M.Pd., M.Mar.E. dengan Windhu Handayani Direktur PT. Java Princessesha; Capt. H. Arijanto, M.Mar Kepala Sekolah SMK Pelayaran Akpelni dan Muji Wahyudi Ketua Paguyuban Nelayan Lancar (Nalar) Kota Tegal. Selanjutnya Menhub juga menandatangani prasasti peresmian Klinik Utama PIP Semarang.
.
Di kegiatan ini dilaksanakan pula Dialog Interaktif antara Menteri Perhubungan, Ir. Budi Karya Sumadi; Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (Ka BPSDMP) Umiyatun Hayati Triastuti; dan Prof. Agus Taufik Mulyono, guru besar Fak. Teknik UGM. Dalam hal ini dikemukakan bahwa DPM yang diselenggarakan menitikberatkan terhadap pembentukan karakter SDM Indonesia. DPM bertujuan untuk membekali masyarakat dengan keahlian teknis, sehingga bisa menjadi modal dalam memperoleh pekerjaan atau meningkatkan kinerja bagi yang sudah bekerja.
.
Tentang DPM PIP Semarang
DPM merupakan Program Strategis Nasional dalam rangka pengentasan kemiskinan dan pengurangan angka pengangguran. Kegiatan ini merupakan penerjemahan dari Perintah Presiden Republik Indonesia di dalam Nawacita, yaitu negara hadir di tengah masyarakat. Kementerian Perhubungan turut hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan life skill keterampilan yang dapat digunakan masyarakat dalam mendapatkan pekerjaan ataupun mandiri. PIP Semarang sebagai lembaga vokasi di bidang pelayaran turut serta memberikan diklat dasar di bidang pelayaran kepada masyarakat umum dan nelayan, sehingga mereka berkesempatan memperoleh pengetahuan formal dan sertifikasi dalam rangka mendapatkan pekerjaan di bidang pelayaran.
.
#kemenhub #kemenhub151 #bpsdm #bpsdmp151 #pip #pipsemarang #vokasiuntukrakyat #dpm #diklatpengabdianmasyarakat

@kemenhub151
@bpsdmp151
@pipsemarangzone

@ LIHAT VIDEONYA KLIK DISINI

Leave a Response