Senat PIP Semarang Studi Banding ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Rombongan Senat Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang yang dipimpin oleh Ketua Senat Capt. H. Agus Subardi, M.Mar melaksanakan Studi Banding ke Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Jawa Barat pada Rabu, 28 November 2018.
.
Dalam Studi Banding terkait “Pola Pembinaan dan Pengasuhan Praja IPDN”, rombongan diterima oleh Kepala Bagian Pengasuhan Syamsu Khoirudin, SSTP., M.Si didampingi Kasubag, Kasat wira, dan Kasadarma IPDN di Gedung “Bhinneka Nara Eka Bhakti”
.
Ketua Senat PIP Semarang menyatakan bahwa tujuan Studi Banding ini adalah untuk mempelajari mengenai pola asuh Praja, sebutan peserta didik di IPDN, sehingga apabila memungkinkan dapat diterapkan atau disesuikan dalam pendidikan taruna PIP Semarang. “Kami ke sini untuk menimba pengetahuan atau ilmu yang mungkin berguna di tempat kami. Sebagai pendidik perlu proses seluk beluk program pendidikan di sini. Kita ambil yang cocok,” kata Ketua Senat.
.
Kabag Pengasuhan dalam paparannya menyampaikan, IPDN menerapkan sistem pendidikan tritunggal Jarlatsuh, yaitu Pengajaran, Pelatihan dan Pengasuhan. Pengajaran adalah kegiatan transfer of knowledge, pelatihan adalah transfer of skill, dan pengasuhan adalah transfer of attitude, sehingga tenaga pendidik ada 3: dosen, pelatih/trainer dan pengasuh.
.
“3 subsistem tadi berjalan bersama dan punya nilai. Saat yudisium dan kenaikan pangkat, Praja harus mendapatkan nilai masing-masing 2.0. ini yang membedakan dengan kampus lain. Kita mungkin menemukan praja pinter, cerdas terampil, tapi attitude kurang, bisa tidak naik pangkat. Semua berpengaruh pada kenaikan, kelulusan. Kami dorong praja tanggap, tangguh dan trengginas,” kata Kabag Pengasuhan.
.
Selanjutnya Kabag Pengasuhan menjelaskan, bahwa untuk mencegah terjadinya kekerasan di kalangan Praja, terdapat dasar hukum Permendagri No 63 tahun 2015. Pada pasal 22 ada 27 jenis pelanggaran disiplin berat dalam. Hukumannya beragam, dari pemecatan dan penurunan tingkat. Peraturan ini disampaikan berulang ke Praja, dengan kunci utamanya adalah penegakan peraturan. “Kuncinya tegas pada penerapan aturan. Kekerasan pecat. Ini sudah kita laksanakan,” kata Kabag Pengasuhan.
.
Kabag Pengasuhan menambahkan, sudah dua tahun ini IPDN menerapkan pendekatan relijius dalam pengasuhan. Sebelumnya bila Praja meninggalkan ibadah seperti sholat untuk muslim, atau ke Geraja bagi nasrani tidak ada hukumannya. Sementara bila mereka merokok atau membawa telepon genggam berkamera, dapat terkena hukuman. Menurutnya pendekatan relijius dapat meningkatkan karakter Praja.
.
“Kita berpikir transfer of attitude kok nilai relijius dilupakan, mungkin ini yang keliru. Lembaga harus hadir pada kegiatan reliji. Sholat wajib lima waktu dan membaca Al Qur’an usai sholat bagi Praja Muslim. Ditambahkan malam bina iman dan taqwa. Begitu juga penganut agama lain, semisal Kristen. Ada pendalaman Al kitab. Ini dilakukan secara terpimpin, terstruktur, dan diatur oleh pengasuhan. Kami melihat ada perubahan yang signifikan pada karakter praja kita, tingkat kedisiplinan, tingkat ketertiban pada kampus,” kata Kabag Pengasuhan.
.
Dalam kegiatan Studi Banding ini, rombongan Senat PIP Semarang berkesempatan melaksanakan kunjungan lapangan ke ruang makan dan asrama Praja Pria dan Wanita Praja. Saat ini IPDN memiliki 8 kampus, 2 kampus pusat dan 6 kampus daerah. Kampus pusat di Jatinangor dan Cilandak. Di Jatinangor, terdapat program Diploma IV, Pasca sarajana S2 dan S3. Sedangkan di kampus Cilandak terdapat Program S1, S2, S3 dan program profesi. Sementara itu Kampus daerah berada di Provinsi Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat dan Papua. Sistem penempatan peserta didik KSSK, kumpul sebar-sebar kumpul. Khusus untuk program Diploma IV, semua praja tingkat 1 di Jatinangor, selanjutnya tingkat 2 dan 3 disebar ke kampus daerah, kemudian tingkat 4 semua berkumpul kembali. Peserta didik di sini saat ini mencapai 3.711 orang. Semuanya dalam boarding school.
.
#kemenhub #kemenhub151 #bpsdm #bpsdmp151 #pip #pipsemarang #studibanding #senat #ipdn #Institutpemerintahandalamnegeri. @kemenhub151 @bpsdmp151 @pipsemarangzone

Leave a Response