Staf Ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Buka Diklat Pemberdayaan Masyarakat PIP Semarang Periode II di Kumai

Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang menyelenggarakan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Basic Safety Training (BST) Kapal Layar Motor (KLM) periode kedua pada 2 – 4 November 2018. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Kementerian Perhubungan, Dr. Umar Aris, SH., MM., MH.
.
Dalam sambutannya, Umar menyatakan apresiasi pada pihak penyelenggara. “Berada di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Perhubungan, PIP Semarang telah membuktikan mampu untuk melaksanakan DPM sebagai program pemerintah bagi masyarakat. Tentunya harapan pelaksanaan kegiatan ini ini berguna untuk mendidik masyarakat Indonesia yang berkecimpung di dunia maritim. Sehingga dapat meminimalisir adanya kecelakaan kapal dan memberikan pengetahuan pada masyarakat tentang tata cara penyelamatan jiwa di laut,” imbuhnya.
.
DPM yang terselenggara berkat kerjasama dengan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kumai, didukung sepenuhnya oleh pemerintah daerah setempat. yang telah menjembatani kegiatan ini sehingga berjalan dengan lancar. Melalui sambutannya, H. Irwan, SH., M.Pd., M.Mar.E menyatakan, “Antusias dari masyarakat berbagai kota dan kabupaten terlihat melalui jumlah peserta menjadi dua kali lipat dibandingkan periode pertama yang telah berlangsung seminggu sebelumnya. Terhitung dalam kedua periode tersebut, total 900 peserta DPM berasal dari Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Sukamara, dan Kabupaten Kuala Pembuang. “Beberapa instansi pun turut bergabung, diantaranya KSOP Kumai, KSOP Pangkalan Bun, dan Dinas Perhubungan Kotawaringin Barat serta para nelayan, dan pekerja kapal sekitar. Bahkan kegiatan DPM ini telah terlaksana sepanjang 2018 dengan total jumlah peserta 10.392 orang.” pungkas Direktur PIP Semarang itu.
.
Berkenan hadir pada pembukaan DPM tersebut, Ibu Hj. Nurhidayah, SH., MH. selaku Bupati Kotawaringin Barat. Melalui kesempatan itu Beliau menyampaikan dukungannya terhadap kegiatan ini. “Pelatihan ini sangat diperlukan bagi masyarakat setempat, terutama bagi mereka yang memiliki mata pencaharian sebagai nahkoda dan awak kapal.” ujarnya. Pembelajaran yang diwajibkan bagi tenaga kerja yang berada di perairan tanpa dipungut biaya ini merupakan solusi untuk meminimalisir kecelakaan kerja di kapal, ungkapnya.
.
Ketua Pelaksana Penyelenggara DPM gelombang kedua, Budi Joko Raharjo, MM. mengatakan bahwa pendidikan dan latihan kali ini diadakan khususnya bagi masyarakat Propinsi Kalimantan Tengah. “Lokasi strategis di tengah kota yaitu Hotel Swiss-belinn, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat ini menjadi pilihan akses yang memudahkan peserta diklat untuk berkumpul dan memperoleh pelatihan.” ungkap pria yang kesehariannya menjabat sebagai Kepala Sub Bagian Ketarunaan dan Alumni PIP Semarang. Setelah melalui pendidikan dan pelatihan selama 3 hari berturut-turut, para lulusan DPM ini berhak memperoleh sertifikat Ketrampilan Pelaut BST KLM.
.
#kemenhub #kemenhub151 #bpsdm #bpsdmp151 #pip #pipsemarang #dpm #diklatpemberdayaanmasyarakat #kumai #ksopkumai #kalimantantengah
@kemenhub151
@bpsdmp151
@pipsemarangzone
@dishubkobar
@ksop_kumai
@pemkabkobar

Leave a Response