Pelatihan DPM di Kumai oleh PIP Semarang Selesai, Peserta Diharapkan Semakin Terampil

Sukses dengan kegiatan yang terselenggara sepanjang 2018, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang menutup agenda Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Basic Safety Training (BST) Kapal Layar Motor (KLM) periode kedua di Kumai, Kotawaringin Barat pada Minggu, 4 November 2018 lalu. Agenda yang diikuti 600 peserta tersebut melibatkan banyak pihak yaitu Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kumai, KSOP Pangkalan Bun, Dinas Perhubungan Kotawaringin Barat, dan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat.
.
Dalam sambutannya, Capt.
., M.Mar selaku Kepala KSOP Kelas IV, Kumai memberi motivasi pada seluruh peserta agar dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh dimanapun mereka berada nantinya. “Kegiatan positif ini kami harap selalu dipegang kemana saja Bapak dan Ibu pergi. Baik itu sedang beraktifitas di tempat kerja maupun di rumah atau lingkungan sekitar. Karena kecelakaan di tempat kerja merupakan hal yang sangat berbahaya dan sekarang sudah tahu bagaimana cara menanganinya jika sampai terjadi,” ujar pria ramah senyum ini.
.
Hal yang sama juga dituturkan oleh salah satu peserta, Susilawati yang memiliki profesi sebagai pemandu wisata di Taman Nasional Tanjung Puting. “Para wisatawan terutama tamu mancanegara sangat mempedulikan keselamatan kerja. Biasanya hal pertama yang ditanyakan adalah alat-alat keselamatan yang berada di kapal yang mereka tumpangi,” ungkapnya. Melalui pelatihan ini, lanjut dia, diharapkan semakin menumbuhkan rasa percaya diri dan akan menularkan pada tim kapal lainnya yang tidak memperoleh kesempatan seperti yang telah ia dapatkan.
.
Senada dengan perkataan tersebut, H. Yomie Kamale salah satu pemilik kapal klotok, yaitu kapal yang terbuat dari kayu dan penggunaannya khusus diperuntukkan bagi wisatawan menyebutkan bahwa salah satu pelayanan standar yang dijelaskan sesaat setelah menaiki kapal adalah penjelasan mengenai tata cara keselamatan. “Saya dapat memastikan bahwa tidak hanya keamanan tamu saja yang menjadi garansi pelayanan kami. Namun, prioritas keselamatan dari anak buah kapal menjadi lebih terjamin,” tutur pria pemilik beberapa kapal sekaligus Ketua Pemandu Wisata Provinsi Kalimantan Tengah. Dengan adanya DPM BST KLM ini mempermudah dirinya untuk menanamkan sikap sadar akan keselamatan bagi anak buah kapal yang notabene merupakan tanggung jawabnya sebagai pemilik kapal.
.
Menutup kegiatan, Andri Yulianto, MT sebagai Ketua Pelaksana Penyelenggara DPM menyebutkan pihaknya sedang menyiapkan sertifikat Ketrampilan Pelaut BST KLM yang akan diserahkan langsung pada peserta. “Para narasumber dan instruktur yang telah berbagi ilmu pada peserta sangat bangga akan hasil yang memuaskan dari pelatihan selama tiga hari berturut-turut,” ujar Kepala Sub Bagian Administrasi Akademik PIP Semarang ini. Ia menambahkan bahwa pendidikan dan latihan ini sangat tepat sasaran, mengingat mata pencaharian para peserta mulai dari pemilik kapal, nahkoda hingga juru masak di kapal dapat langsung dilakukan untuk mendukung profesi mereka masing-masing.
.
#kemenhub #kemenhub151 #bpsdm #bpsdmp151 #pip #pipsemarang #dpm #diklatpemberdayaanmasyarakat #kumai #ksopkumai #kalimantantengah
@kemenhub151
@bpsdmp151
@pipsemarangzone
@dishubkobar
@ksop_kumai
@
pemkabkobar

Leave a Response