Menu Multilavel
VIDEO


BERITA UTAMA

PIP Semarang Selenggarakan Kuliah Umum Keberagaman dan Nilai-Nilai Pancasila

Semarang, 31 Mei 2017.

Dalam rangka memperdalam pemahaman, penghayatan dan pengamalan Pancasila, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang menyelenggarakan Kuliah Umum bertajuk Keberagaman dan Nilai-Nilai Pancasila di Auditorium GSG Balai Mas Pardi kampus PIP Semarang pada Rabu, 31 Mei 2017. Dengan mengundang narasumber yaitu Kolonel Laut (P) Samiyono, SE., M.Si, Kasubdit Wiltaslaud Ditwilhan Ditjen Strahan Kemhan, kegiatan diikuti oleh seluruh Taruna/i, dan perwakilan Perwira Siswa PIP Semarang. Kegiatan dibuka langsung oleh Direktur PIP Semarang, Dr. Capt. Wisnu Handoko, M.Sc. Hadir pula dalam kegiatan tersebut, Wakil Direktur III (Dodik Widarbowo, MT), Kepala Pusat Pengembangan Karakter Taruna dan Siswa (Budi Joko Raharjo, MM), serta para Pembina Taruna/i PIP Semarang.

Direktur dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa peringatan hari lahir Pancasila yang jatuh pada tanggal 1 Juni pada dasarnya bertujuan untuk memantapkan kembali pemahaman dasar negara yang menjadi landasan berdirinya negara Indonesia yang telah dirintis oleh para founding fathers negara ini. Para pendiri negara Indonesia menyadari bahwa bangsa Indonesia sangat beragam yang terdiri dari berbagai suku, ras, bahasa dan agama sehingga landasan negara pun tetap memegang prinsip Bhinneka Tunggal Ika.

Direktur menegaskan bahwa PIP Semarang sebagai kampus di bawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Kementerian Perhubungan sangat menyadari keberagaman yang ada di Indonesia. Taruna/i dan para Dosen maupun pegawai PIP Semarang pun terdiri dari berbagai suku dan agama sehingga kampus PIP Semarang bukanlah milik salah satu kelompok saja. PIP Semarang berani mendeklarasikan diri sebagai kampus Pancasila, dan siap menjadi garda terdepan dalam mempertahankan nilai-nilai dasar negara Indonesia.

Menurut Kolonel Laut (P) Samiyono, SE., M.Si, Pancasila adalah satu-satunya pemersatu segala keberagaman yang ada di Indonesia. Bahkan sejak dulu, negara-negara besar di dunia mengagumi Indonesia karena Pancasila yang dapat menyatukan berbagai suku, ras, bahasa dan agama yang ada. Sebagai generasi penerus bangsa, kita perlu mengapresiasi usaha para founding fathers dalam menyatukan berbagai perbedaan tersebut dan harus melanjutkan perjuangan mereka dengan tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Tantangan bangsa Indonesia dalam mempertahankan persatuan di tengah keberagaman semakin lama semakin berat. Hal tersebut semakin terasa pada beberapa waktu terakhir ini dimana banyak terjadi upaya untuk memecah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia dengan isu keberagaman. Namun upaya itu tidak akan berhasil apabila kita tetap meyakini Pancasila sebagai ideologi negara. Memahami hakekat atau nilai-nilai Pancasila, melaksanakan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan Pancasila sebagai pemersatu bangsa dan negara serta yakin bahwa Pancasila merupakan ideologi negara Indonesia, tandas Kolonel Laut yang juga merupakan alumnus P3B/PIP Semarang angkatan XVII tersebut.

-Humas-