Menu Multilavel

erotik filmler astropay cialis hap gergedan boynuzu sex izle brazzers porno


BERITA UTAMA

Penuhi Kebutuhan Pengajar Berkualitas, PIP Semarang Selenggarakan Diklat ToT 6.09

Semarang, 25 April 2017.

Sebagai upaya untuk mendapatkan pengajar pendidikan pelaut yang berkualitas, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang menyelenggarakan Diklat Training of Trainer (ToT) IMO Model Course 6.09. Kegiatan ini dibuka pada Selasa, 25 April 2017 di Hotel Andelir, Semarang oleh Kepala Bidang Pelatihan, Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan, Dr. Capt Tri Cahyadi, M.Hum.

Dr. Capt Tri Cahyadi, M.Hum, yang dalam hal ini mewakili Kapusbang SDM Perhubungan Laut yang berhalangan hadir, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada PIP Semarang karena menyelenggarakan program pendidikan untuk para pengajar diklat pelaut. Menurutnya ToT 6.09 diperlukan bagi SDM yang akan mengorganisasikan pembelajaran di kelas kepada anak didik calon pelaut untuk mereka menjadi unggul di kancah kompetisi internasional yang semakin ketat.

“Pesan dari pimpinan di Jakarta bahwa diklat ini penting sesuai UU Sisdiknas No 20 Tahun 2003. Kalau kita cermati di Pasal 42 dinyatakan bahwa pendidik harus memiliki kualifikasi dan settifikasi yang sesuai. Saya yakin bapak ibu sekalian sudah memenuhi syarat. Pengalaman bapak ibu di lapangan dan industri sudah cukup, tapi perlu pengakuan, yaitu sertifikasi dari badan yang diakui,” kata Dr. Capt Tri Cahyadi, M.Hum.

Ketua Panitia Pelaksana ToT IMO Model Course 6.09 Capt. Suherman, M.Mar dalam laporannya menyatakan bahwa tujuan training course for instructors ini adalah agar para calon pengajar/instruktur diharapkan mampu mentransfer ilmu dan dapat merencanakan program pembelajaran, memilih sarana bantu pembelajaran dan metode pembelajaran yang tepat.

“Pengajaran perlu persiapan. Di diklat ini Bapak ibu akan belajar mengenai kurikulum, SAP, RPP, hingga praktek micro teaching,” kata Wakil Direktur I PIP Semarang, Nasri, M.T. yang dalam hal ini mewakili Direktur PIP Semarang yang berhalangan hadir.

Pengajar yang Berkualitas, Menghasilkan Pelaut Handal Sementara itu, menurut Dr. Capt Tri Cahyadi, M.Hum seorang pelaut yang kompeten diperlukan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan kapal. Karena berdasarkan hasil penelitian dari Allianz salah satu perusahaan insurance terbesar di dunia, yang sekaligus juga bergerak di shipping industry didapatkan bahwa sepanjang tahun 2015 terjadi kecelakaan 2.687 kasus dan total loss sebanyak 88 yang menimpa kapal 100 GT ke atas yang dilaporkan.

“Dari 2.687 kasus, berarti kalau kita hitung statistik, setiap hari ada 7-8 kejadian di atas kapal. Total loss 88, berati setiap 3-4 hari sekali ada kapal total loss. Bapak ibu sekalian ini adalah tanggung jawab kita. Karena the most contributing factor adalah: lack of training, lack of manning yang akhirnya jadi fatigue dan lack of maintenance. Berarti bapak ibu mengikuti diklat ini siap untuk menjadi pendidik, siap menjadi instruktur, dan setelah mengikuti diklat bapak ibu bisa menyampaikan pengalaman bapak ibu disertai dengan teoritakal yang ada, bisa mengurangi dan menghilangkan kecelakaan yang terjadi,” pesan Dr. Capt Tri Cahyadi, M.Hum.

Diklat ToT 6.09 yang diselenggarakan PIP Semarang ini diikuti oleh 26 (dua puluh enam) orang peserta. Kegiatan yang dimulai Selasa, 25 April 2017 akan berlangsung selama 8 (delapan) hari sampai dengan Kamis, 4 Mei 2017.

-Humas-