Menu Multilavel
VIDEO


BERITA UTAMA

Pembukaan Diklat Dasar Foreman Untuk Pegawai PT. Pelindo III Surabaya

Semarang, 17 April 2017.

Direktur Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Dr. Capt. H. Wisnu Handoko, M.Sc membuka Diklat Dasar Foreman untuk pegawai PT. Pelindo III Surabaya pada Senin, 17 April 2017 di GSG Balai Mas Pardi PIP Semarang. Hadir dalam pembukaan tersebut, Wakil Direktur I, Kabag Administrasi Akademik dan Ketarunaan, Kabag Keuangan dan Umum, Kasubbag Administrasi Ketarunaan dan Almuni serta sejumlah dosen dan pegawai PIP Semarang. Kegiatan dihadiri pula oleh perwakilan PT. Pelindo III Surabaya yakni General Manager Unit Diklat Maritim, Tipung Muljoko, S.Psi dan Senior Manager Kesisteman dan Strategi SDM, Edi Priyanto, MM.

Diklat yang berlangsung selama 7 (tujuh) hari yaitu sejak 17 April sampai dengan 23 April 2017 tersebut diikuti oleh 30 orang peserta. Pembukaan secara simbolis dilakukan dengan pemasangan topi kepada peserta diklat oleh Direktur PIP Semarang.

Kerja sama antara PIP Semarang dan Pelindo III Surabaya dalam pelaksanaan diklat dasar Foreman ini merupakan kerja sama yang kedua, dimana telah dilaksanakan diklat serupa pada tahun sebelumnya. Namun ada hal yang membedakan dalam pelaksanaan diklat kali ini, sebagaimana yang disampaikan Direktur PIP Semarang dalam sambutannya, bahwa PIP Semarang baru saja mendapatkan lisensi LSP P-1 sehingga sudah dapat melengkapi diklat dengan uji kompetensi. “Tantangan ke depan, SDM harus berkualitas bukan hanya dalam kemampuan atau keahliannya saja, melainkan juga memiliki legalitas kompetensi berupa sertifikat”, tandas Direktur yang berharap dapat segera membuka program S-2 vokasi pelayaran di PIP Semarang itu.

Direktur juga berharap, peserta diklat dapat fokus selama mengikuti diklat mengingat sehari-hari mereka bekerja di lapangan dan sekarang harus berada di kelas untuk belajar. Pembelajaran baiknya tidak hanya berjalan satu arah dari pengajar saja melainkan peserta diharapkan ikut terlibat aktif dengan bertanya ataupun memberikan masukan sehingga kelas menjadi interaktif.

-Humas-